Terapi Musik Untuk Melancarkan Peredaran Darah

Tekanan darah ditentukan oleh banyak faktor, diantaranya; jantung, denyut jantung, volume darah, sistem saraf, sistem hormon, sistem metabolik, pikiran atau stress. Di Amerika hampir 70% mereka yang menderita hipertensi tidak terkontrol tekanan darahnya, pemberian obat-obatan, olah raga, diet rendah garam, olah raga secara teratur, ternyata masih belum mampu mengontrol tekanan darah. Terapi musik yang saat ini mulai dikembangkan kembali, ternyata hasil survey menunjukkan dapat menurunkan tekanan darah. Baru-baru ini yaitu pada tanggal 13 Mei 2006, The Swedish Royal College of Music membuat suatu ” seminar internasional”, Music and Health di Stockholm, Swedia.

Musik yang merupakan rangkaian bunyi-bunyian indah itu ternyata memiliki efek luar biasa untuk kesehatan tubuh. Bahkan musik dapat menjadi terapi mujarab bagi penderita jantung dan hipertensi atau tekanan darah tinggi.

Dr. Raymon Bahr, direktur Unit Penyakit Jantung di Rumah Sakit St Agnes di Baltimore, menggunakan musik khusus untuk membantu pasien mengatasi krisis. Ternyata, mendengarkan musik khusus tersebut selama 30 menit bisa menenangkan, setara dengan mengonsumsi 10 miligram valium (obat penenang).

Berdasar hasil penelitian yang didiskusikan para pakar kesehatan di New Orleans juga mengungkap, terapi musik selama 30 menit sehari mampu menggantikan terapi obat-obatan hipertensi.

Rangsangan musik ternyata mampu mengaktivasi sistem limbik yang berhubungan emosi. Saat sistem limbik teraktivasi, otak menjadi rileks. Alunan musik juga dapat menstimulasi tubuh untuk memproduksi molekul nitric oxide (NO). Molekul ini bekerja pada tonus pembuluh darah yang dapat mengurangi tekanan darah.

Belakangan ini pembelajaran dari neuroimaging menemukan korelasi saraf dari proses dan persepsi akan musik.  Rangsangan musik tampak mengaktivasi jalur-jalur spesifik di dalam beberapa area otak, seperti sistem Limbik  yang berhubungan dengan perilaku emosional. Dengan mendengarkan musik , sistem Limbik ini teraktivasi dan  individu tersebut pun menjadi rileks. Saat keadaan rileks inilah tekanan darah menurun. Selain itu pula  alunan musik dapat menstimulasi tubuh untuk  memproduksi  molekul yang disebut  nitric oxide (NO). Molekul ini bekerja pada  tonus pembuluh darah sehingga dapat mengurangi tekanan darah.

Berbagai penelitian yang dilakukan di India maupun Italia menunjukkan efektivitas terapi musik untuk mengurangi nyeri, kecemasan maupun hipertensi. Pada penelitian di Italia menunjukkan kelompok penderita hipertensi yang sedang minum obat antihipertensi bila diikuti dengan mendengarkan musik klasik 30 menit per hari menunjukkan penurunan tekanan darah yang bermakna dibandingkan dengan kelompok pasien yang hanya mengandalkan obat antihipertensi.


Selain itu pula Penelitian lain pada pasien yang akan menjalani tindakan endoskopi  atau peneropongan organ pencernaan, terbukti dengan terapi musik dapat mengurangi kecemasan  dan terapi musik dapat membuat pasien lebih rileks dengan hasil akhir memberikan efek positif terhadap detak jantung  maupun laju nafas.

Jelaslah pada penderita hipertensi tidak hanya cukup mengandalkan obat dokter maupun diet saja, tidak ada salahnya pula memberi kesempatan tubuh anda untuk rileks dengan  mendengarkan lagu-lagu klasik maupun lagu-lagu favorit anda. Biarkan musik mengalun dan memberikan efek emosi positif pada otak anda.

Namun, musik untuk penyembuhan, tidak asal sembarang musik. Hanya musik yang tepat yang bisa menyembuhkan. Dan untuk Anda yang tidak bisa menemui ahli terapi musik untuk berkonsultasi langsung, kami menyediakan CD Healthy Blood Pressure, sebuah CD Terapi Musik yang kami rancang khusus untuk menormalkan tekanan darah. Dan ingat, pastikan Anda mendapatkan yang asli dari situs kami langsung www.terapimusik.com

Gambar di samping adalah ilustrasi penyumbatan pembuluh darah akibat penumpukan lemak. Jika penyumbatan terjadi di pembuluh darah di otak, maka akibatnya adalah stroke. Sedangkan jika terjadi di pembuluh darah sekitar jantung, maka terjadilah serangan jantung.

 Selain lemak, ketegangan pikiran juga memicu penyumbatan pembuluh darah, karena ketegangan bisa mempersempit dan mengeraskan pembuluh darah, sehingga darah yang awalnya masih bisa mengalir sedikit-sedikit meskipun ada penyumbatan, menjadi tidak bisa mengalir sama sekali karena pembuluh darah menyempit dan mengeras.

Disinilah CD Terapi Musik bisa berperan membantu Anda untuk mendapatkan relaksasi yang sempurna hingga pembuluh darah Anda menjadi lentur dan melebar. Melebarnya pembuluh darah akan mempercepat proses pengikisan sumbatan di pembuluh darah Anda.

beli_sekarang_terapi_musik